Selasa, 12 Mei 2009

PSP, PSPB (Prei Sih Prei, But Penugasan Suhu Pastikan Berlanjut)

  1. Scan PC menggunakan antivirus kita,
    - Update antivirus kita- Disable fungsi System Restore Windows- Restart, masuk safe mode.- Scan komputer kita melalui safe mode- Setelah selesai, restart, dan jangan lupa aktifkan kembali fungsi System Restore Windows
  2. Scan PC kita menggunakan antivirus online.- Disable fungsi System Restore Windows- Restart, masuk Safe Mode With Networking (agar kita tetap bisa akses inet didalam safe mode)- Scan menggunakan antivirus online, misalnya: http://security.symantec.com/ (rata2x antivirus online hanya support browser Internet explorer)

    - Setelah selesai, restart, dan jangan lupa aktifkan kembali fungsi System Restore Windows
  3. Memeriksa secara manual- Ctrl + Alt + Del (task manager)- Pada task manager lihat aktivitas mencurigakan dari file2x yang bekerja di background (biasanya berekstensi .dll atau .exe)- Jika ditemukan, tandai dan cari informasi dimana letak file “tersangka” ini- Jika sudah didapat, restart, masuk ke Safe Mode.- Dari safemode hapus file mencurigakan tadi
  4. Memeriksa Startup Manager- Start -> Run -> msconfig- Pada jendela msconfig kita periksa, file startup mana yang terlihat janggal, disable saja, kalau perlu dihapus (gunakan metode no. 3)5. Memeriksa System Registry kitaCara ini yang paling melelahkan, meskipun ada softwarenya, namun jika kita salah menggunakan, bisa fatal akibatnya bagi kestabilan system.

Sumber : http://ran-davidvill4.blogspot.com/

PSP, PSPB (Prei Sih Prei, But Penugasan Suhu Pastikan Berlanjut)


Dewasa ini perkembangan virus lokal telah menjadi masalah tersendiri bagi pelaku TI didalam negeri, dan telah banyak memakan korban. Biasanya program virus lokal memiliki ciri-ciri umum yang hampir sama yaitu menyamarkan dirinya dengan icon folder, menduplikasi diri secara massal ke flashdisk, dan mengaktifkan dirinya lebih dari satu process pada komputer yang menjadi korban, serta melakukan blokir terhadap beberapa fungsi system yang memiliki potensi untuk menghapus virus seperti task manager, cmd, registry editor dan beberapa antivirus.

Jika dilihat dari ciri-ciri tersebut, maka dengan mudah kita dapat mengetahui apakah system kita telah terinfeksi atau belum, misalnya tiba-tiba pada flashdisk bermunculan berbagai file exe dengan icon folder.
Berbagai teknik penanganan virus lokal telah direlease oleh situs ataupun majalah komputer (menggunakan tools seperti hijackthis, pexplorer, dll), dan tetap saja sulit diikuti (bahkan oleh pelaku IT yang sudah berpengalaman), karena virus lokal secara aktif akan mematikan fungsi system sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya (pada beberapa virus secara otomatis akan mengenali process program-program utility tersebut dan mematikan process program begitu tools tersebut diaktifkan).
Bagaimana solusi dengan Antivirus komersil ? Rasanya cukup membantu, tetapi untuk virus-virus yang sudah tersedia patternnya, bagaimana dengan virus baru ? Begitu system anda terinfeksi, dan program antivirus yang ada pasti tidak berkutik, karena virus secara aktif akan mematikan process antivirus, sehingga tidak memungkinkan kita untuk mengupdate program antivirus dengan definisi yang terbaru.
Apa yang harus saya lakukan jika system saya telah terinfeksi
Jika anda mengetahui system anda terinfeksi, merupakan awal dari solusi yang akan saya tawarkan, ikuti saja langkah berikut ini :
Masukkan flashdisk anda
Catat file-file yang bertambah, ataupun amati file-file apa saja yang memiliki icon folder tetapi memiliki extension exe (ada beberapa virus menggunakan icon MSWord dan ACDSee).
Download file IndoprogMagicAv dari forum diskusi indoprog, dan unzip ke folder c:\indoprog
Jalankan a.bat dari folder c:\indoprog
Klik pada load pattern virus, dan buka file virus yang telah anda dapatkan pada langkah 2
Klik pada scan.

Sumber : http://antowebcool.multiply.com

PSP, PSPB (Prei Sih Prei, But Penugasan Suhu Pastikan Berlanjut)

CARA MENANGANI VIRUS ASING

Jika kita ketiban sial, ternyata worm terlanjur masuk dalam sistem komputer kita. Berikut ini beberapa saran penanggulangan yang mungkin dapat dipakai untuk menhapus atau memutus hidup worm.· Mencari program anti virusCara tergampang melawan worm adalah dengan menggunakan program anti virus yang baru. Atau melakukan update database virus, yang umumnya disediakan oleh program anti virus yang kita pakai, secara berkala. Sehingga ia dapat mengenali keberadaan virus atau worm yang baru. Cara ini meskipun tidak efektif, tapi cukup membantu. Biasanya program anti virus terbaru pun kadang tidak dapat menangani worm lokal baru.

Padahal setiap saat bermunculan worm-worm baru. Namun demikian, lebih baik memakai program anti virus daripada tidak sama sekali.· Memakai MSCONFIGCara tradisional lainnya adalah memakai program msconfig untuk memeriksa sistem komputer anda. Terutama pada tab Startup, karena tab ini akan memuat info tentang program apa saja yang dijalankan saat booting awal dilakukan. Jika kita menemui nama masukkan baru atau aneh, itu wajib kita teliti.Cara memanggilnya sudah tahu bukan? Klik Start, klik Run… pada saat kotak Run muncul, ketikkan msconfig dan tekan Enter. Jendela System Configuration Utility akan muncul. Pada jendela ini akan terdapat tab-tab, klik saja tab Startup.Jika pada kolom Startup item muncul nama-nama baru, asing atau aneh, periksalah keabsahannya. Caranya? Perhatikan kolom Command. Disitu akan terdapat nama file yang dijalankan berikut lokasi path-nya. Kemudian kita pergi ke folder yang ditunjukkan oleh kolom Command tersebut. Untuk memeriksa keabsahannya file tersebut, klik kanan pada nama file tersebut. Suatu menu konteks akan muncul. Klik Properties, akan muncul jendela Properties, dengan beberapa tab seperti General, Version, Compatibility dan sebagainya. Kita klik tab Version karena tab ini memuat banyak informasi tentang file yang sedang kita pakai. Ada Company, File Version, Internal Name, Language, Legal Trademarks dan sebagainya. Klik pilihan-pilihan yang ada sesuai kebutuhan. Misalnya kita klik Company, seharusnya akan muncul informasi tentang Company pembuat program tersebut.Dari hasil analisis masukkan value yang ada pada setiap item name, kita akan segera dapat mengetahui informasi data file yang kita periksa. Dari info ini biasanya akan segera ketahuan apakah file tersebut worm atau file asli.· Memakai RegeditDengan regedit, program pengatur registry Windows, kita pun sebenarnya dapat mencegah atau memutus rantai hidup Worm. Karena worm umumnya akan memanfaatkan jasa registry dalam melakukan auto executer programnya. Bagian registry yang wajib kita periksa adalah pada:HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunHKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnceHKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnceExHKEY_CURRENT_USERSOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunJika pada bagian ini kita menemukan nama value yang antik atau aneh, periksa dan matikanlah bila memang diinginkan. Worm biasanya akan memanfaatkan subkey Run, agar dirinya dapat selalu dijalankan saat sistem operasi Windows diaktifkan.· Membuat program anti virus sendiriCara terafdhol dan aman dalam mengatasi worm adalah dengan membuat program anti virus sendiri. Terutama dalam menangani worm lokal. Dan ini berat! Tidak semua orang dapat melakukannya.· Memakai program pemeriksaan prosesSeandainya dengan msconfig kita gagal dala melakukan penelitian dan pengambilan keputusan. Pergunakanlah Task Manager. Cara pengaktifan Task Manager dilakukan dengan menekan gabungan tombol Ctrl+Alt+Del. Jika kita tekan kombinasi tombol tersebut maka akan muncul jemdela Windows Task Manager. Ada beberapa tab, seperti Applications, Processes, Performance dan sebagainya. Anggap saja kita sedang meneliti proses yang ada, klik tab Processes. Akan terlihat bebrapa masukkan proses yang sedang aktif pada komputer. Jika terdapat suatu proses dengan nama aneh, periksa dan matikanlah dengan mengklik namanya dan mengklik tombol End Process. Proses tersebut akan dihentikan. Jika proses yang kita hentikan kebetulan adalah program proses worm, maka sama saja kita membunuh worm dari memory.Untuk lebih gampangnya (namun kurang akurat) adalah dengan memeriksa tab Aplications. Jika kita klik tab ini, akan terlihat nama-nama aplikasi yang sedang dijalankan. Untuk mematikan aplikasi, klik nama aplikasi yang diinginkan dan klik tombol End Task. Aplikasi akan seger dimatikan oleh Windows.Pada umumnya worm akan “mengamnkan” Task Manager, dengan cara memblokir pengaksesan via manipulsai registry sehingga program Task Manager tidak dapat dijalankan. Atau, worm akan memantau pemakaian program ini. Jika diketahui program ini aktif, maka akan segera dimatikan atau komputer akan di-booting ulang. Nah kalo sudah begini bagaimana? Jawabanya kita harus memakai program pihak ketiga. Program yang tidak standar windows. Sehingga worm tidak akan dapat memantaunya. Banyak sekali program bantu ini dipasaran. Dan jika anda mau yang gratisan, dapat anda cari di internet. Salah satu program yang menjadi favorites saya adalah Process Explorer-nya SysInternals.Catatan: Setelah semuanya telah dilakukan dan worm-nya sudah kita putus siklus hidupnya jangan lupa kita check lagi file worm-nya dan jika ada kita Delete manual.
PENCEGAHANMemakai program anti virus terbaruTidak sembarangan memakai Flash DiskTidak sembarangan menjalankan programMemakai Account biasa (Non-Administrator)

Sumber : http://72.14.235.132/search?q=cache:dYRUX6Rd4w0J:marta-caem.blogspot.com/2009/05/cara-menangani-virus-asing.html+cara+menangani+virus+asing&cd=2&hl=id&ct=clnk&gl=id

Sabtu, 25 April 2009

Software

In Teknologi Informasi on Mei 13, 2007 at 12:15 am

“Dun, punya program editing gambar ga?”

“Ada nih, mau yang mana ada yang gratis, ada yang open source..”

“Adanya apa aja?”

“Ada Paint.net yang gratis, ada juga gimp ma Inkscape yang opensource”

“Apa sih bedanya gratis ama opensource?”

Secara tak sadar, ketika kita menggunakan komputer, sebenarnya kita telah menggunakan software. Apakah sebenarnya software itu? Software atau perangkat lunak adalah semua program yang digunakan untuk menjalankan komputer atau perangkat lainnya. Secara umum, ada dua jenis software. Pertama adalah software aplikasi. Software aplikasi adalah software yang dibuat untuk tujuan atau kepentingan spesifik, contohnya Notepad untuk teks editor, Winamp untuk memutar file audio, dan sebagainya. Kedua adalah software sistem. Software sistem adalah software yang menjadi tempat semua software aplikasi berjalan . Contohnya adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS, dan sebagainya.

Menurut cara memperolehnya (baca : harga beli dan legalitas), software dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Jenis pertama adalah freeware. Software yang bersifat freeware dapat digunakan tanpa biaya, namun masih memiliki batasan atas hak cipta pengguna. Maksudnya, meskipun kita menggunakan freeware tersebut kita tidak boleh melanggar hak cipta atas software tersebut, misalnya penggandaan untuk orang lain atau menggunakan software tersebut untuk kepentingan lain. Biasanya freeware didistribusikan tanpa disertai dengan kode program yang bersangkutan. Lalu jika kita tidak perlu membayar, apa tujuan si pembuat freeware? Tujuan yang jelas adalah untuk promosi. Baik itu promosi diri sendiri (untuk programmer perorangan) ataupun promosi produk (untuk developer kelas kakap). Tujuan lain yang mungkin adalah untuk mendapatkan masukan dari pengguna dan ada pula (walaupun jarang ditemui) yang bertujuan untuk membobol sistem seseorang. Beberapa contoh freeware adalah Paint.net, Rocket Dock, Ccleaner, dan masih banyak lagi.

Jenis yang kedua adalah shareware. Shareware adalah software yang dapat digunakan tanpa biaya dalam jangka waktu tertentu. Setelah jangka waktu tersebut selesai, pengguna diberi pilihan, apakah akan melanjutkan menggunakan software tersebut (dengan konsekuensi membayar) atau tidak menggunakan lagi software tersebut. Terkadang pada shareware diberi batasan fitur yang hanya bisa digunakan jika pengguna membeli softwarenya. Seperti freeware, shareware masih dibatasi oleh hak cipta. Tujuan pembuatan shareware cukup jelas, yaitu memberikan contoh hasil jadi software tersebut sebelum dibeli oleh pengguna. Beberapa contoh dari shareware ini misalnya StyleXP, Window Blinds, WinRAR, dan sebagainya.

Ketiga, propietary software. Intinya, propietary software itu hampir sama dengan barang yang bisa kita beli di pasar. Jika kita ingin menggunakannya, kita harus membelinya. Propietary software sangat dibatasi oleh hak cipta. Kita tidak diperkenankan mendistribusikan kembali, mengotak-atik program, dan software ini tidak disertai dengan kode sumber.

Jenis keempat yang mulai populer adalah open source software. Berbeda dengan jenis software sebelumnya, open source software memberikan kebebasan kepada kita untuk menggunakan, mengubah sesuai dengan kebutuhan, dan medistribusikan kembali, baik software aslinya maupun yang telah kita ubah. Biasanya software yang bersifat open source menyertakan kode sumber dalam pendistribusiannya. Tujuan pembuatan open source software biasanya bukan untuk tujuan komersil, namun lebih ke tujuan sosial bagaimana sebuah software bisa bermanfaat bagi para pengguna. Beberapa contoh open source software misalnya Pidgin, qGo, Inkscape, gimp, dan masih banyak lagi.

Sumber: http://arifn.wordpress.com/2007/05/13/software/

Jenis-jenis software dan kegunaannya

Nama Software Kegunaan
Xing MPEG Player memutar CD, VCD
Linguist kamus bahasa inggris
Winamp memutar lagu - lagu MP3
Total Fonts 2002 koleksi jenis huruf
Microsoft Word pengetikan
Microsoft Excel pembuatan tabel - tabel
Microsoft Front Page pembuatan web site
Microsoft Power Point pembuatan presentasi
Microsoft Outlook pengaturan jadwal, email, nbr tlp, dll
Adobe Acrobat Reader program pembaca dokumen tutorial
LinSys 3D gambar 3 dimensi
Winzip program kompres file ( memperkecil ukuran )
Macromedia Dreamweaver pembuatan web site
Macromedia Flash pembuatan gambar animasi
Macromedia Free Hand pembuatan gambar
Visual Studio komputer programming
Microsoft Web Publishing pengiriman data website ke dunia internet
Corel Draw pembuatan gambar
ACD See melihat - lihat gambar
Swish pembuatan animasi

Sumber:http://www.angelfire.com/rock3/gmaha/tutorial/komputer/software/software.htm
JENIS-JENIS EKSTENSI FILE DAN KEGUNAANNYA

Artikel Tentang Ekstensi File

Ekstensi file berfungsi untuk mengetahui atau membedakan jenis suatu file.
Ekstensi file biasanya terdiri dari 3 huruf tetapi juga terdapat extension yang hanya terdiri dari 2 ataupun 4 huruf.
Ekstensi file terletak pada tiga huruf terakhir sesudah titik.
Untuk mengetahui/menampilkan extension dari suatu file caranya adalah sebagai berikut (Untuk Windows XP) :
1. Buka Windows Explorer anda
2. Pilih Tools -> Folder Options
3. Masuk ke Tab View
4. Hilangkan centang yang ada pada “Hide extensions for known file types
5. Apply -> OK
Berikut adalah beberapa ekstensi suatu file yang sering kita temui beserta penjelasan :

EXE = File aplikasi (executable)
Hanya bisa dibuka di sistem operasi windows

DOC = File Dokumen
Dapat dibuka dengan MS Word

GIF = File Gambar/Animasi
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, ACDSee, Ulead Gif Animator dan lain2.

JPG/JPEG/BMP = File Gambar
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, ACDSee dan lain2

ICO = File untuk Icon Gambar
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar icon.

PSD = File Image, File Photoshop
Dapat dibuka dengan aplikasi Adobe PhotoShop.

MP3 = File Audio
Dapat dibuka dengan aplikasi audio seperti Winamp, Windows Media Player atau yang lainnya.

WAV = File Audio
Dapat dibuka dengan aplikasi audio seperti Winamp, Windows Media Player atau yang lainnya.

MPG/MPEG = File Video
Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti Windows Media Player atau yang lainnya.

AVI = File Video (Biasanya digunakan untuk format DVD)
Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti CyberLink PowerDVD atau yang lainnya.

FLV = File Flash Video
Dapat dibuka dengan aplikasi video flash seperti Total Video Player, FLV Player atau yang lainnya.

PDF = File Dokumen dari Adobe
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Adobe Acrobat Reader.

TXT = File Teks
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya.

LOG = File Log
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya.

ASM = Source Code Pemrograman Assembly
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya

RAR/ZIP = File Kompresi
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti WinZip atau WinRar.

REG = File Registry
Dapat dibuka dengan aplikasi Regedit atau Notepad juga bisa.

HTM/HTML/SHTML = File Internet Document
Dapat dibuka dengan Netscape Navigator, MS Internet Explorer, Mozilla Firefox atau yang lainnya.

TTF = File Font
Dapat dibuka dengan aplikasi Font Viewer.

CDR = File Corel Draw
Dapat dibuka dengan Corel Draw.

BAT = File Batch
Sebuah file text yang berisi beberapa perintah yang secara segaja untuk di eksekusi oleh command prompt.
Dapat dibuka dengan aplikasi Notepad.

Sumber: http://finderonly.com/2009/04/08/artikel-tentang-ekstensi-file/#more-760

Minggu, 12 April 2009

TIPS MEMBUAT BACKGROUND PADA FLASHDISK
Langkah-langkah membuat :
1. Pertama arahkan pointer pada gambar yang akan dipilih untuk dijadikan background.
2. Sudah itu copy gambar tersebut.
3. Setelah itu arahkan pointer pada halaman pertama pada flashdisk dengan mengeklik flashdisk
4. Klik tombol paste sehingga gambar tersebut ada dihalaman depan tersebur.
5. Sesudah itu tekan tombol F2 untuk mengkopy nama gambar tersebut
6. Setelah itu cari icon setting dekstop pada flasdisk tersebut.
7. Terakhir isikan atau paste pada tulisan icon image.
8. Save gambar tersebut sesudah itu klik refresh pada flashdisk tersebut.
Tips Membuat Password yang Baik

window.google_render_ad();
#fullpost{display:inline;}
Kata ’Password’ sering kita dengar dalam kehidupan manusia karena berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi dan komputer. Dalam bahasa Indonesia sering diartikan dengan ”sandi”. Banyak orang masih menganggap sepele masalah password. Sepele namun penting! Itulah yang kita rasakan jika membahas tentang password.
Password adalah kode sandi yang harus dimasukkan ke dalam suatu sistem berupa karakter tulisan, suara, atau ciri-ciri khusus yang harus diingat. Di zaman teknologi informasi saat ini, setiap hari orang tidak terlepas dari proses password-mempassword. Misalnya, kode pin: ATM, kartu kredit, milist, e-mail, messenger/chatting, blog, bahkan ketika memakai komputer. Kenapa kita membutuhkan password, bukankah tanpa password akan lebih enak ?Ternyata, tujuan utama password tidak lain adalah sebagai sistem yang akan memastikan bahwa benar-benar hanya pemilik saja yang bisa masuk ke dalamnya. Kemudian, kita akan dapat melihat atau menggunakan data dan informasi yang kita miliki sesuai tujuan atau keperluan.Password merupakan salah satu cara untuk mengamankan suatu sistem komputer. Sistem komputer ini bisa berupa aplikasi (program), database ataupun sistem operasi. Oleh karena itu untuk menentukan password sebaiknya jangan sembarangan dan harus memperhatikan beberapa hal tertentu. Password harus dibuat dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini :Setidaknya panjang karakter password adalah 7 (tujuh) karakter. Anda juga bisa membuat password yang lebih panjang lagi demi keamanan.Menggunakan sedikitnya 1 (satu) karakter simbol pada deretan karakter password Anda.Jika sistem Anda menerapkan password history, maka pastikan password baru Anda selalu berbeda jauh dengan password sebelumnya.Password Anda jangan sampai mengandung nama atau username.Jangan menggunakan kata-kata yang umum digunakan pada karaktar password. Ini termasuk kata-kata yang digunakan dalam kamus.Beberapa contoh password yang kuat misalnya sebagai berikut.
a4$Jhi&]3k>i%uAO@u#5nQ
Mengapa harus menggunakan password ?Password sebenarnya merupakan sistem proteksi yang paling lemah dalam sistem komputer. Maka dari itu memilih password yang kuat merupakan suatu keharusan. Mengapa demikian? Tool password cracking semakin canggih dalam usahanya membongkar password, plus juga komputer yang digunakan dalam password cracking semakin baik performanya. Password yang sebelumnya butuh waktu seminggu untuk di-crack, maka saat ini bisa di-crack hanya dalam beberapa jam saja.Software untuk meng-crack password biasa menggunakan tiga macam pendekatan yaitu: menebak secara pintar (intelligent guessing), serangan kamus (dictionary attack) dan juga otomatisasi yang berusaha mencoba untuk menggunakan kombinasi karakter. Jika diberi waktu yang cukup, maka metode otomatisasi tersebut bisa meng-crack password apa saja. Tetapi jika password yang digunakan sangat kuat, maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk memecahkannya.
Sumber : telkom.net

Template by:
Free Blog Templates